Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Juli 2009

Celaka, Lagi-lagi Twitter tak Aman


Situs jaringan pertemanan ternyata tidak lagi tempat untuk menjalin hubungan dengan teman dan handai tolan, tetapi sudah dimanfaatkan oleh orang-orang yang berusaha mencari keuntungan finansial maupun sekadar iseng. Isu penipuan dengan mencuri akun Facebook pun sudah mulai marak.


Twitter pun sama saja. Waspadalah, jika Anda menerima pesan dan tautan seperti ini:
• My home video :)
• Watch my new private video! LOL :)
• michaeljackson' testament on youtube

Jika tautan itu Anda klik, Anda akan dibawa ke situs web video palsu yang meminta Anda mengunduh codec untuk menonton video di atas. Padahal codec itu sebenarnya adalah W32.Koobface.A – varian dari worm W32.Koobface yang muncul pertama kali pada Agustus 2008.

Jika Anda sudah terinfeksi, maka Koobface akan membajak sesi Anda begitu Anda logon ke Twitter. Akun Anda diambil, lalu W32.Koobface.C mengirimkan tweet untuk menginfeksi para pengikut (follower) di Twitter pengguna.

Jadi apa yang harus dilakukan? Salah satunya adalah menghindari mengklik URL pada tweet, khususnya jika tweet itu mempromosikan home video. Jurus lainnya adalah melindungi diri dengan software keamanan yang kuat dan up-to-date. Begitu saran Symantec.

WIEK

source:kompas.com

Read more...

Senin, 20 Juli 2009

Demam Facebook juga Menjangkiti Tuna Netra

Teknologi screen reader terbukti menyurutkan kesenjangan digital bagi penyandang tuna netra. Mereka tidak hanya dengan mudah mengoperasikan PC, tetapi juga sudah mulai menggemari Facebook sebagai situs jejaring sosial paling gaul saat ini.

Kepada WartaOne.com, Irwan Dwi Kustanto, Vice Executive Director Yayasan Mitra Netra, sebuah lembaga sosial pemerhati tuna netra, mengatakan, Facebook sudah menjadi salah satu situs yang paling digemari oleh para tuna netra.

Dia menghitung, setidaknya saat ini anggota Yayasan Mitra Netra yang sudah memiliki akun Facebook berjumlah 20 orang. Itu pun belum termasuk mereka berada di luar keanggotaan yayasan ini.

"Kami sudah terbiasa berkomunikasi lewat Facebook dengan sesama tuna netra. Tidak hanya lewat PC saja, kami juga sudah bisa membuka situs ini lewat ponsel," paparnya di Kantor Yayasan Air Putih, Jakarta, Senin (29/6).

Pria yang juga penyandang tuna netra ini menambahkan, demam Facebook akan terus menjangkiti tuna netra, seiring dengan pemanfaatan teknologi screen reader pada PC yang mulai populer.

Untuk di mailing-list bagi kalangan ini saja, menurut Irwan, setidaknya terdapat 50 member yang telah memiliki akun Facebook. Mereka merupakan penyandang tuna netra dari berbagai daerah, seperti Yogja, Surabaya, dan sulawesi.

"Beberapa orang malah sangat aktif sekali di Facebook. Biasanya mereka yang sudah memiliki akun akan mengajak teman-teman yang lain," pungkasnya.(chan/mep)

Source:wartaone.com

Read more...

Saran Dari Symantec Mengenai Koobface

Varian baru worm 32.Koobface kembali ditemukan oleh Symantec Security Response baru-baru ini. Varian baru tersebut terdeteksi sebagai W32.Koobface.C. Koobface, seperti pada kasus-kasus sebelumnya, tetap menyerang website jejaring sosial. Kali ini, Koobface memilih Twitter sebagai korbannya.

Yang dilakukan varian ini cukup mengganggu. Worm ini membajak account Twitter pengguna yang telah terinfeksi dan mengirimkan tweet (update status pada Twitter disebut dengan tweet) untuk menginfeksi para follower (pengguna yang mengikuti perkembangan update status Anda). Ketika pengguna yang terinfeksi log on ke Twitter, Koobface akan membajak sesi log on ini dan mengirim tweet ke account pengguna.

Bagi Anda yang menemukan beberapa link tertentu, berhati-hatilah. Jangan di-klik link tersebut karena ada kemungkinan link tersebut sudah terinfeksi Koobface. Pengguna yang mengklik link tersebut akan langsung diarahkan pada sebuah website video palsu, yang mendorong pengguna untuk download codec untuk bisa menonton video tersebut. Codec ini dideteksi sebagai W32.Koobface.C.

Image

Tweet tersebut antara lain berisi pesan seperti di bawah ini:
• My home video :)
• Watch my new private video! LOL :)
• Michael Jackson' testament on youtube

Untuk kasus ini Symantec memberikan saran untuk Anda:
• Berhati-hatilah akan apa yang Anda klik – kami menyarankan pengguna Twitter untuk menghindari mengklik URL pada tweet, terutama jika tweet tersebut mempromosikan sebuah home video
• Lengkapi diri Anda dengan software keamanan yang kuat dan ter-update untuk menangkap malware dan mencegah Anda untuk mengunduhnya.

Source
: Chip

Read more...

ShoutMix chat widget
CO.CC:Free Domain

Free File Hosting

  © Blogger template PingooIgloo by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP